Hampir pasti, semua orang kan tahu sebuah jam tangan, sesuatu untuk memper "cantik" sepasang lengan walau lengan hitam legam itu tak seindah saat di hiasi jam tangan hitam dengan pengikat karet yang hitam pula.
Walaupun jam tangan itu juga dari jerih payahmu tak urung jua matamu berbinar seolah memberi isyarat betapa bahagia hatimu saat itu.
Lengan yang hitam legam tak kau perdulikan lagi saat jam tangan menempel di persendian antara jari jemari dan lengan kirimu.
Lengan itu terasa elok nan gagah.
Lengan itu terasa lincah dan sesekali matamu berbinar saat bola matamu itu tepat di sudut melirik ke lengan hitam nan legam, bahkan bibir yang tak pernah tersenyum itu,....saat itu jua berubah sumringah.
Namun tahu kah ENGKAU.?.....
Lengan itu tak jua menjadi indah seperti yang kamu harapkan,
Lengan itu semakin rentah, saat jam tangan kamu kenakan,
Lengan itu semakin keriput, saat jam tangan itu menggantung dilengan kirinya dan
Mata itu tak lagi berbinar
Mata itu tak lagi mampu menahan rasa.
Rasa yang takkan pernah kau rasakan.
Lengan itu semakin tak berdaya
Setelah kamu tahu JAM TANGAN itu adalah topeng belaka.
Setelah kamu tahu JAM TANGAN itu adalah kemunafikan.
Setelah kamu tahu JAM TANGAN itu hanyalah sandiwara belaka,
Untuk sebuah KESENANGAN SEMU sejalan IBLIS membisikan disepasang telingamu.
ydaiRtemalS
No comments:
Post a Comment